Episode 04 dari #RuangBercerita tayang juga versi audionya di kanal youtube jagadmanas. Ruang bercerita adalah sebuah ruang yang disediakan untuk bercerita tentang segala sesuatu yang mungkin terjadi sama saya sendiri, atau juga orang lain.
Di episode 04 ini, saya ingin berbicara tentang betapa rumitnya isi hati seseorang. Terlebih lagi apa yang ada di dalam hati tak dikatakan. Mumet..
Selamat membaca..
Katakan saja, apa isi hatimu?
Entah di mana dan kapan degup itu akan memudar? Aku tak akan pernah tahu, apalagi kamu. Atau entah bagaimana frekuensi yang sama mungkin akan terpisah resah, tak kunjung kudapat pula jawabannya.
Mungkin aku hanya cuma menunggu. Menunggu mengingat beberapa, yang terbuang, yang hilang, atau mungkin yang pernah begitu tak terbilang. Aku tak pernah terburu-buru, karna itu cuma perkara waktu.
Tapi bertahan tanpa ada tujuan, itu melelahkan.
Apalagi bertujuan, tapi tak ada yang menahan.
Asal kau tahu, ada yang menjadi pahit karena sesuatu selesai tak seperti yang diharapkan. Bahkan ada yang tak selesai, justru dilupakan oleh waktu. Bagaimana mungkin aku bisa tahu, bahagia mana yang sungguh, juga bahagia mana yang kau mau?
Aku tak akan pernah menemukan satupun mantra di dunia, untuk bisa tahu isi hatimu.
Karna isi hatimu, kamulah yang tahu.
Apakah sedingin subuh di puncak gunung?
Atau mungkin sepanas siang di tengah gurun?
Mengatakan suatu hal, mungkin bisa sama dengan meneguk segelas air. Ia dapat langsung menghilangkan dahaga. Namun juga bisa sama seperti memakai selimut tidur, tak ada yang tahu ada apa saja di baliknya.
Jadi, sudahkah kau putuskan? Agar setiap hari kita tidak lagi diingatkan dengan yang tak teringat, juga dikenangkan dengan yang tak seharusnya dikenang.
Terima kasih buat kamu yang sudah menyempatkan membaca sedikit dari tulisan ini. Karena sebaik-baiknya cerita adalah yang diceritakan.
Babay.