Di Balik Lagu Sesederhana Pulang, Jagadmanas: Jawaban Akhir dari Sebuah Pencarian Panjang
Segala sesuatu yang bermula, pasti akan berakhir. Setiap perjalanan, pasti memiliki tujuan. Dan bagi album Jalan Pulang, tujuannya bukanlah sebuah […]
Segala sesuatu yang bermula, pasti akan berakhir. Setiap perjalanan, pasti memiliki tujuan. Dan bagi album Jalan Pulang, tujuannya bukanlah sebuah […]
Dalam industri musik, ada semacam aturan tak tertulis: “Buatlah lirik yang universal agar semua orang bisa merasa relate.” Jangan terlalu
Setelah kita menepi dan mengambil napas di lagu Berhenti Sejenak, perjalanan Jalan Pulang berlanjut. Namun, kali ini saya tidak mengajak
Kita hidup di dunia yang terobsesi dengan kecepatan. Buka media sosial, isinya orang-orang yang pamer produktivitas. “While you sleep, I
Kita sampai di pertengahan album. Trek kelima. Jika album Jalan Pulang adalah sebuah grafik emosi, maka lagu “Ada Rindu yang
Pukul 02.00 pagi. Lampu kamar sudah padam. Suara kendaraan di jalan raya sudah senyap. Notifikasi di ponsel sudah berhenti berkedip.
Kita hidup di zaman di mana “jarak” seolah-olah sudah dihapus oleh teknologi. Rindu orang tua? Tinggal Video Call. Kangen pasangan?
Setelah kita membuka pintu album dengan sebuah pertanyaan besar di “Aku Ingin Bercerita“, perjalanan Jalan Pulang berlanjut ke fase yang
Seringkali, orang mengira bahwa seorang penulis lagu adalah orang yang paling “tahu” tentang perasaannya. Orang mengira, ketika sebuah lagu lahir,
Pernahkah kalian merasa berada di tempat yang ramai, dikelilingi banyak orang, namun hati kalian merasa asing? Atau mungkin, kalian pernah