#RuangBercerita tayang juga versi audionya di kanal youtube jagadmanas. Ruang bercerita adalah sebuah ruang yang disediakan untuk bercerita tentang segala sesuatu yang mungkin terjadi sama saya sendiri, atau juga orang lain.
Di episode 25 ini aku ingin kamu tahu kalau aku masih mencari pintuku, di tempat yang sebelumnya hanya ada tembok, di mana kebahagiaan akan dibukakan oleh semesta.
Tolong Ajarkan Aku Cara Menghitung Kebahagiaan
Tolong ajarkan aku, bagaimana cara menghitung kebahagiaan. Bila dengan air mata, sudah terlalu menggenang di kesunyianku. Bila dengan tawa, kenapa yang lucu justru yang timbul di dalam hati ? Namun bila dengan pelukan, yang ada aku hanya kikuk dan lupa. Dan bila dengan senyuman, bibir mana lagi yang harus aku percaya?
Bukankah kebahagiaan tidak hanya sekadar mengukur berapa banyak air mata yang tumpah dalam kesedihan? Juga bukan tentang seberapa sering tawa atau senyum yang sudah ditunjukkan. Sedangkan ada banyak tawa dan senyum palsu ditunjukkan justru untuk menyembunyikan kesedihan.
Memang banyak keraguan dan kebingungan dalam kata-kataku, namun aku juga tahu, kebahagiaan bukanlah tujuan yang harus dicapai, tetapi lebih sebagai perjalanan yang harus dinikmati.
Terkadang, kesunyian memang bisa menjadi ladang subur untuk pertumbuhan kebahagiaan. Karena di dalam kesendirian, ada perenungan yang dalam, pengenalan diri sendiri lebih dalam, dan penemuan kekurangan dalam ketenangan. Tapi tetap saja, aku tidak menemukan cara yang benar untuk menghitung kebahagiaan.
Aku tahu menghitung kebahagiaan bukanlah ilmu pasti yang bisa diukur dengan angka ataupun rumus matematika. Dan aku juga tahu, kebahagiaan adalah perasaan yang kompleks, abstrak dan sangat subjektif. Namun tetap saja, tolong, tolong ajarkan aku cara menghitung kebahagiaan.
Terima kasih buat kamu yang sudah menyempatkan membaca sedikit dari tulisan ini. Karena sebaik-baiknya cerita adalah yang diceritakan.
Babay.